Powered By Blogger

September 17, 2009

Lorong

Dalam gelap di sebuah lorong diantara memori usang lalu
Siluet siluet gelap berjalan tertatih
sesekali terdengar erangan kesal amarah
tangan tangan yang melebar semakin mencekam nyali
untuk melangkah pun susah
berat kaki terangkat semakin erat
Gema memantul sempurna di balik tawa
sungguh tak ingin kembali
dalam masa ketidakjujuran,menarik kencang ruh
sosok itu berbalik menatap tajam merah!!
menusuk ke ulu hati
memakan segala keberanian nyata!
semakin dekat menyeringai penuh darah kesenangan

TERSESAT!! dalam jalan tak bs kembali
di tengah persimpangan mematikan nurani!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar